Home / Gaya Hidup Sehat / Ini Fakta dan Bahaya Kebiasaan Kerokan Saat Masuk Angin

Ini Fakta dan Bahaya Kebiasaan Kerokan Saat Masuk Angin

Ini Fakta dan Bahaya Kebiasaan Kerokan Saat Masuk Angin | Kerokan adalah cara atau sebuah teknik yang dipakai untuk mengusir atau mengobati masuk angin. Itulah makna dari kerokan yang sering beredar didalam masyarakat. Biasanya kerokan di lakukan dengan menggunakan koin uang logam, batu giok, potongan jahe atau bawang merah dan memakai minyak kayuputih,minyak telon, lotion ataupun minyak kelapa sebagai pelicinnya atau media gosoknya. Memang dikalangan masyarakat kegiatan kerokan ini sangatlah terkenal, bahkan hampir setiap orang pernah merasakan kerokan itu seperti apa. Cara ini dianggap sebagai cara tradisional yang ampuh untuk mengusir masuk angin dan membantu menghilangkan rasa pegal-pegal di bagian tubuh.

Namun apakah anggapan itu tersebut sebenarnya benar atau tidak? Tentu dari kita sebenarnya masih yang kurang memahami kebenaran akan fungsi dari kerokan itu sendiri, meskipun pernah atau sering melakukan kerokan ini.

Fakta dan Bahaya Kebiasaan Kerokan Saat Masuk Angin

Fakta dan Bahaya Kebiasaan Kerokan Saat Masuk Angin

  1. Kerokan Bukanlah Cara yang Tepat Untuk Menghilangkan Masuk Angin.

Penting untuk dicatat bahwa sebenarnya kerokan bukanlah cara yang tepat untuk menghilangkan masuk angin, bahkan sebenarnya tekhnik kerokan ini tidak dianjurkan sama sekali untuk kita lakukan saat ingin mengusir masuk angin. Sebab kerokan pada dasarnya tidak akan memberikan efek sama sekali pada kondisi tubuh yang terserang masuk angin, yang kita dapat hanyalah rasa hangat akibat gesekan dari koin pada kulit. Saat masuk angin pembuluh darah di kulit mengalami penyempitan sehingga otot kehilangan oksigen. Karena hal inilah tubuh akhirnya merasa pegal-pegal karena pembuluh darah yang kaku. Karena kerokan inilah yang akhirnya dapat membuat pembuluh darah melebar di bagian kulit yang sebelumnya telah menyempit.

  1. Tingkat Kemerahan Saat Melakukan Kerokan Bukanlah Tanda Masuk Angin.
Referensi Hidup Sehat Lainnya
Jenis Penyakit yang Saling Berhubungan Dengan Masing-Masing Organ Tubuh Kita

Semakin merah hasil kerokan yang dilakukan berarti semakin parah tingkat masuk angin. Mulai saat ini kita harus mengetahui bahwa sebenarnya anggapan itu adalah benar-benar salah. Sebab warna merah yang dihasilkan dari kerokan adalah tanda bahwa adanya pelebaran pembuluh darah tepi yang tadinya menyempit atau vasokotriksi akhirnya berubah menjadi lebih lebar atau vasodilatasi, dan inilah yang mengakibatkan adanya bekas berwarna merah di bagian kulit. Bisa juga dikatakan bahwa warna merah adalah tanda adanya pembuluh darah yang pecah akibat gesekan koin yang terjadi secara berulang-ulang. Daerah yang berwarna merah di kulit akan terisi oleh aliran darah, semakin kuat tenaga saat mengerok maka semakin merah pula bekas yang ditinggalkannya.

  1. Kerokan Meningkatkan Produksi Morfin.

Dengan sering melakukan kerokan akan menyebabkan peningkatan jumlah morfin didalam tubuh yang disebut beta endorfin yaitu hormon yang secara otomatis sudah diatur oleh pembuluh darah. Karena itulah mengapa setelah kerokan kita akan merasa lebih nyaman dan segar, dan ingin selalu mengulangi kerokan ini.

  1. Punggung Merupakan Bagian Paling Tepat.

Tahukah kita bahwa punggung merupakan bagian tubuh yang paling tepat untuk melakukan kerokan. Hal ini tentunya sangatlah beralasan karena untuk menciptakan efek pembuluh darah kembali menjadi lancar ternyata berawal dari area punggung kita. Sehingga punggung merupakan tempat paling ideal untuk bisa merasakan manfaat dari kerokan yang kita lakukan. Punggung adalah pusat saraf dan terdapat banyak pembuluh darah yang menyebar dimana-mana. Dengan kerokan akan memaksa semua pembuluh darah tepi akhirnya pecah sehingga membuat pembuluh darah di punggung melebar.

  1. Mengandung Rumus Dalam Fisika.

Pernahkan kita mendengar suatu rumus dalam ilmu fisika yang menyebutkan bahwa jika menggosokan dua kulit tangan dengan waktu yang bersamaan akan menghasilkan kehangatan. Hal ini ternyata berlaku untuk pengobatan tradisional kerokan ini. Kerokan yang kita lakukan adalah dengan menggesekan dua benda yaitu uang logam dengan kulit secara berulang kali akhirnya dapat mencipatakan energi.

Referensi Hidup Sehat Lainnya
Apa saja Manfaat Sarapan bagi Kesehatan Tubuh? Ini Jawabannya

Fakta lain tentang masuk angin adalah memperbaiki sistem kekebalan tubuh, kerokan sebenarnya sudah lama ada, kerokan juga dikenal di berbagai negara dan masih banyak lagi lainnya. Setelah mengenal fakta kerokan kitapun harus mengetahui dampak buruk dari kerokan untuk kesehatan tubuh.

Dampak Buruk Dari Kerokan

  1. Menyebabkan Kontraksi Dini.

Untuk ibu hamil sangat disarankan untuk tidak melakukan kerokan saat terjadi gangguan masuk angin dan semacamnya. Sebab melakukan kerokan di saat hamil dapat berisiko menimbulkan masalah kontraksi dini. Sebab ada satu zat yang bernama cytokines bisa melepas prostagladin yang akan menjadi pemicu masalah kontraksi dini pada rahim. Zat cytokines akan timbul dari adanya efek inflamasi setelah melakukan kerokan. Untuk itulah untuk ibu yang sedang hail sebaiknya menghindari kebiasaan kerokan yang mungkin sudah menjadi kebiasaan sebelum hamil. Bukan hanya itu saja, kerokan yang dilakukan saat hamil juga bisa menyebabkan masalah kelahiran prematur. Maka dari itu Ibu-ibu hami wajib tahu Bahaya Kebiasaan Kerokan Saat Masuk Angin.

  1. Melebarkan Pori-Pori Kulit.

Kerokan dapat membuat permukaan kulit melebar dan terbuka sehingga sebisa mungkin kita harus menghindarinya karena akan menjadikan pori-pori kulit melebar dan bisa membuat banyak virus serta bakteri mudah masuk dalam tubuh. Bahkan sejumlah bakteri dapat masuk ke dalam peredaran darah. Apabila kita terus-menerus melakukan kerokan tanpa mengetahui hal-hal yang  bisa terjadi akibat kerokan ini maka risiko tubuh untuk terserang penyakit dari adanya virus dan juga bakteri dapat menganggu kelancaran peredaran darah dalam tubuh, itulah Bahaya Kebiasaan Kerokan Saat Masuk Angin

  1. Meningkatkan Risiko Stroke.

Perlu untuk kita ketahui bahwa kondisi pembuluh darah yang terus menerus mengalami pelebaran secara tidak langsung akan meningkatkan risiko tubuh terserang stroke. Terjadinya perubahan  aliran darah yang kecil menjadi lebih lebar yang terjadi akibat gesekan saat kerokan akan sangat berbahaya untuk kesehatan jangka panjang, karena secara perlahan akan sangat memicu terjadinya stroke.

  1. Membuat Ketagihan.
Referensi Hidup Sehat Lainnya
10 makanan sehat yang wajib dikonsumsi wanita setiap hari

Tak jarang orang yang merasa ketagihan setelah melakukan kerokan ini. Sebab rasa nyaman setelah melakukan kerokan akan dirasa setelah melakukan kerokan. Hal ini akan membuat ketagihan bagi penikmatnya, sehingga jika merasa tidak enak badan atau masuk angin pastilah akan melakukan kerokan untuk mencoba meredakan gejala masuk angin tersebut. Jika hal ini terus dilakukan maka bahaya kerokan akan semakin meningkat.

Itulah tadi informasi mengenai fakta dan bahaya dari kerokan yang dapat kami sampaikan. Mulai sekarang cobalah untuk mengatasi gejala masuk angin dan juga pegal-pegal dengan cara yang sudah terbukti aman untuk kesehatan. Hindari kerokan karena hal ini akan membawa banyak kerugian pada tubuh dalam masa yang akan datang. Ingat Bahaya Kebiasaan Kerokan Saat Masuk Angin.

Paling Banyak Dicari:

Check Also

Mengobati Stress dengan Cara Alami yang Efektif

Cara Mengobati Stress dengan Cara Alami yang Efektif

Cara Mengobati Stress dengan Cara Alami yang Efektif Cara Mengobati Stress dengan Cara Alami yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *