Home / Penyakit / 12 Jenis Penyakit Autoimun Serta Gejalanya

12 Jenis Penyakit Autoimun Serta Gejalanya

12 Jenis Penyakit Autoimun Serta Gejalanya | Penyakit autoimun adalah jenis penyakit yang membuat sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi justru berbalik menyerang jaringan tubuh sendiri. Dalam penyakit autoimun sistem kekebalan tidak dapat membedakan hal-hal yang bersifat buruk bagi tubuh dan zat baik yang menyehatkan tubuh, sehingga sistem tersebut akan menyerang zat sehat yang dibutuhkan oleh tubuh. Penyakit autoimun memiliki gejala yang hampir sama misalnya demam ringan, kelelahan dan juga pusing.

Untuk gejala yang sering pergi dalam beberapa waktu disebut dengan remisi sedangkan untuk gejala yang datang secara mendadak dan parah itu disebut degan flare.

Dan inilah beberapa macam penyakit autoimun dan gejalanya yang perlu kita ketahui.

12 Jenis Penyakit Autoimun Serta Gejalanya

Macam-Macam Penyakit Autoimun Dan Gejalanya.

  1. Diabetes Tipe 1.

Diabetes Tipe 1 dapat terjadi akibat sel-sel penghasil insulin di rusak atau diserang oleh sistem imun itu sendiri. Hal ini mengakibatkan tubuh tidak mampu untuk menghasilkan insulin dan menyebabkan tubuh kelebihan kadar gula dalam darah. Jika kadar gula berlebih maka dapat merusak organ ginjal, saraf, gusi, mata dan juga gigi. Dalam kondisi yang sudah parah diabetes tipe 1 ini dapat menyebabkan serangan jantung.

Untuk gejala diabetes tipe 1 adalah gangguan penglihatan, kulit kering dan gatal, terjadi penurunan berat badan, apabila terjadi lukan maka luka akan sulit untuk disembuhkan, sering buang air kecil, sering merasa haus, mudah merasa lapar dan tidak bertenaga, dan masalah kesemutan.

  1. Celiac disease.

Selanjutnya jenis penyakit autoimun yang perlu kita ketahui adalah  celiac disease. Celiac disease menyerang tubuh dengan ketidaksanggupan tubuh dalam mentolerir gluten, yaitu suatu zat yang ada di dalam gandum. Sehingga jika sampai zat glutein masuk dalam tubuh sistem kekebalan akan merasa asing dengan zat tersebut dan tubuh meresponnya dengan cara melakukan kerusakan lapisan usus kecil.

Referensi Hidup Sehat Lainnya
Mendeteksi Lebih Dini Gejala Awal Kanker Serviks

Adapun gejala dari celiac disease adalah masalah diare atau sembelit, berat badan mengalami kenaikan dan penurunan, perut terasa kembung dan nyeri, kelelahan, infertilitas atau keguguran dan munculnya ruam dikulit yang terasa gatal.

  1. Alopecia areata.

Penyakit autoimun alopecia areata ini bekerja menyerang bagian folikel rambut atau tempat tumbuhnya rambut. Meskipun jarang di dapati adanya gangguan kesehatan yang disebabkan oleh alopecia areata ini namun akan berpengaruh pada masalah estetika.

Gejala dari alopecia areata adalah terjadinya kerontokan di bagian kulit kepala, dan bagian lainnya yang berpotensi memiliki rambut.

  1. Autoimmune hepatitis.

Salah satu jenis penyakit autoimun adalah autoimmune hepatitis yaitu adanya sistem kekebalan tubuh yang menyerang atau menghancurkan sel-sel organ hati. Akibatnya terjadilah luka parut serta pengerasan hati yang dapat mengembangkan risiko penyakit gagal hati.

Gejalanya berbentuk rasa lelah yang sangat sering terjadi, warna kulit dan juga mata menguning, munculnya gatal-gatal pada kulit, nyeri sendi, sakit perut dan pembesaran organ hati.

  1. Graves’ disease.

Autoimun ini akan membuat masalah kelenjar tirod yang bekerja terlalu aktif dan akhirnya membuat produksi hormon tiroid yag berlebihan.

Gejalanya berupa, emosional, kesulitan tidur atau insomnia, penurunan berat badan, tangan sering gemetar, mata terlihat menonjol, siklus haid yang singkat, mudak berkeringat, sangat sensitif terhadap panas, otot melemah, rambut rontok atau mudah patah dan terkadang bisa saja tidak menimbulkan gejala apapun.

  1. Guillain-Barre syndrome.

Autoimun ini akan membuat sistem kekebalan tubuh menyerang sistem sarafyang menghubungkan organ otak serta saraf tulang belakang dengan seluruh organ tubuh. Akibat adanya kerusakan saraf ini akan mengakibatkan terganggunya pengiriman sinyal dalam tubuh yang akhirnya membuat otot-otot mengalami hambatan dalam melakukan respon ke otak.

Referensi Hidup Sehat Lainnya
Makanan Konsumsi Sehari-hari yang Menyebabkan Kanker

Gejalanya antara lain, untuk gejala yang parah akan mengakibatkan masalah kelumpuhan, kesemutan yang menyerang kaki dan bisa meluas ke tubuh bagian atas.

  1. Hashimoto’s disease.

Autoimun ini merupakan kebalikan dari graves’s disease, yang akan membuat kelenjar tiroid kurang mampu menghasilkan hormon tiroid.

Adapun gejala dari hashimoto’s disease adalah rasa lelah atau fatigue, meningkatnya berat badan, masalah nyeri sendi atau kaku, nyeri otot, wajah mengalami pembengkakan, susah buang air besar, sensitif terhadap dingin, serta kelemahan otot.

  1. Hemolytic anemia.

 Hemolytic anemia akan membuat sistem kekebalan tubuh justru menimbulkan kerusakan sel-sel darah merah, dan tubuh tidak memiliki kemampuan untuk menciptakan sel-sel darah yang baru dengan waktu yang cepat. Dampaknya akan membuat pasokan oksigen terganggu sehingga tubuh tidak dapat memperoleh jumlah oksigen dan akan membuat kinerja organ hati lebih keras lagi untuk dapat memindahkan darah yang dipenuhi oksigen ke seluruh tubuh.

Gejalanya adalah sakit kepala atau pusing, sesak napas, cepat lelah, tangan dan kaki sering kedinginan, wajah pucat, kulit dan mata menguning dan bisa mengakibatkan gagal jantung.

  1. Inflammatory Bowel Disease (IBD).

Dalam Inflammatory bowel disease (IBD), sistem kekebalan tubuh akan mengakibatkan masalah inflamasi kronis di dalam saluran pencernaan.

Untuk gejala yang dapat ditimbulkan antara lain, terjadinya demam, berat badan menurun, kelelahan, ulkus mulut, merasa sakit ketika buang air besar, diare yang terkadang disertai darah, pendarahan rektum, dan perut terasa nyeri.

  1. Multiple sclerosis (MS).

Jenis penyakit autoimun yang membuat sistem kekebalan tubuh akhirnya menyerang lapisan yang melindungi daerah sekitar saraf. Akibatnya akan mempengaruhi organ otak dan juga saraf tulang belakang.

Gejalanya antara lain merasa kesemutan atau mati rasa pada tangan dan juga kaki, otot mengalami kelemahan sehingga merasa kesulitan untuk menjaga keseimbangan tubuh, kelumpuhan, tremor, sulit berbicara dan berjalan.

  1. Inflammatory Myopathies.
Referensi Hidup Sehat Lainnya
Makanan Konsumsi Sehari-hari yang Menyebabkan Kanker

Inflammatory myopathies merupakan penyebab masalah inflamasi pada otot atau kelemahan otot.

Gejalanya adalah melemahnya otot progresif yang terjadi pada bagian otot terdekat dengan batang tubuh. Penderita juga bisa mengalami kesusahan untuk bernapas atau menelan, mudah jatuh, dan sering merasa kelelahan setelah berjalan atau berdiri.

  1. Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP).

Jenis autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh justru menghancurkan trombosit, yang seharusnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membekukan darah.

Gejalanya seperti terjadinya mimisan atau pendarahan di mulut, mudah memar, periode haid yang lama, dan munculnya bintik kecil berwarna ungu atu merah pada kulit yang terlihat seperti ruam.

Dan masih banyak lagi jenis penyakit autoimun yang sering menyerang tubuh. Seperti Myasthenia Gravis (MG), Primary biliary cirrhosis, Psoriasis, Rheumatoid arthritis (RA), Scleroderma,Systemic lupus erythematosus (SLE),  dan lain sebagainya.

Paling Banyak Dicari:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *